Menganalisis factor stress yang dialami oleh karyawan atau pegawai dapat disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut

  1. Tertekan dengan atasan

    Atasan yang cerewet, banyak menuntut dan memberikan pekerjaan yang bertubi tubi tanpa pertimbangan kemampuan staf atau atasan yang hanya memperhatikan seseorang dari beberapa stafnya saja sangat mempengaruhi psikologis bawahan. Begitu juga atasan yang memberikan pekerjaan monoton pada staf tertentu saja akan membuat staf menjadi jenuh dan tidak semangat kerja sehingga membuat staf kurang produktif. Apalagi atasan yang meminta kita melakukan pekerjaan manipulasi data atau sesuai yang tidak seharusnya kita lakukan.

  2. Tertekan dengan atasan lain

    Hal ini bisa terjadi jika atasan lain satu ruangan dengan atasan langsung, tetapi mempunyai pengaruh yang sangat besar. Atasan lain ikut mengambil keputusan terhadap segala hal yang terkait dengan stafnya sendiri dan staf lain, tetapi memberikan kesempatan dan kesejahteraan yang lebih besar kepada staf sendiri.

  3. Tertekan dengan teman 1 bagian

    Teman satu bagian yang terlalu malas, ataupun overacting dan bersifat bossy membuat pekerjaaan menumpuk.

  4. Tertekan dengan teman bagian lain dalam 1 divisi

    Teman bagian lain yang sering kali bekerja bersama sama sering kali membuat stress dengan segala macam pemikirannya yang mendua, hanya mencari aman saja. Kadang menusuk dari belakang atau seakan bersifat membela namun dibelakang berbicara berbeda. Hanya kalau perlu saja teman tersebut akan bersifat baik dan biasanya mereka seakan teman tetapi lebih ambisius. Yang lebih menyakitkan adalah mereka selalu merasa lebih baik dan lebih berguna dengan menganggap pekerjaan kita tidak berguna dan membicarakan kita dibelakang orang lain dan bagi mereka kita hanya penggembira.

  5. Tertekan dengan outsource

    Pada beberapa organisasi atau perusahaan yang belum menetapkan aturan khusus mengenai outsource sering kali mereka lebih dominant atau sesuka hati sendiri dalam bekerja. Beban berat justru dirasakan oleh pegawai tetap karena outsource tidak mau bekerja sama atau tidak mau mendukung pekerjaan dimana yang seharusnya mereka ditempatkan.

  6. Tertekan dengan teman lain satu divisi

    Seringkali berita berita tentang divisi lain begitu memekakan telinga. Kekompakan dan keharmonisan mereka seakan berbeda dengan di bagian kita. Kita berusaha mengutuki diri sendiri mengapa kita tidak menjadi seperti mereka atau mengaa dulu kita tidak ditempatkan di divisi mereka.

  7. Tertekan dengan atasan diatas atasan langsung (atasan Divisi)

    Terkadang pembuat keputusan dalam berbagai hal bukanlah atasan kita langsung tetapi atasan lain diatas atasan kita. Keputusan yang diambil kadang tidak masuk akal atau sangat tidak tanggap dan berbeda dengan kenyataan yang terjadi. Yang akhirnya menjadi omongan bahwa divisi kita kurang respon dan tidak punya pekerjaan

     

     

     

Menurut anda kira kira berapa persen presentasi tekanan dari 7 poin penyebab diatas pada kehidupan perkantoran anda?, untuk saya presentasi tekanannnya sesuai dengan chart di bawah

Selama ini cara yang saya lakukan untuk menanggulangi perasaan tertekan tersebut adalah

  1. Berpaling kepada Allah

    Berdoa dan beribadah membawa energy positif untuk saya untuk selalu bertahan dalam kondisi apapun

  2. Berpaling pada teman selain kerja

    Sekadar hangout dengan teman teman lama selalu memberikan energi positif selain menambah pengetahuan dan memperluas silahturahmi

  3. Berpaling pada keluarga

    Keluarga adalah hal yang paling indah jika tercipta keharmonisan dan kebersamaan dalam menghabiskan liburan bersama

  4. Membatasi waktu dengan teman sepekerjaan

    Professional dalam pekerjaan dan membatasi kehidupan personal dengan teman kerja merupakan hal yang baik untuk menghindari tercampurkan perasaan perasaan yang tidak diinginkan

  5. Mengerjakan mimpi masa depan

    Mengejar mimpi untuk sekolah atau yang lain akan membuat kita seakan lebih baik dalam berpikir positif

  6. Pindah kerja atau wirausaha

    Jika mempunyai kesempatan memperoleh dana atau tempat kerja yang lebih baik jangan segan untuk menciptakan jalan lain pindah kerja atau wirausaha. Menjadi bos untuk diri sendiri adalah lebih baik bagi anda yang bersifat bossy atau pindah kerja ke lingkungan yang lebih positif akan menciptakan kedamaian yang indah.

Bagaimana menurut anda ? apakah factor factor tersebut mempengaruhi kehidupan pekerjaan anda??

Iklan